Bisnis Online no image

Published on August 7th, 2016 | by Eko Julianto Arif

0

10 Kegagalan Dalam Bisnis Network Marketing

Apa sih Network Marketing itu??  Network Marketing adalah sebuah usaha yang menghasilkan uang dengan cara memperkenalkan Produk terhadap konsumen dengan menjalin hubungan perorangan atas persetujuan kedua belah pihak sehingga kita mendapatkan komisi dari hasil kerjasama tersebut.

Yang saya jelaskan disni adalah sebagian besar orang-orang yang gagal dari bisnis Network Marketing. Saya simpulkan hanya 10 saja:

1.. Tidak mempelajari marketing plan secara mendalam.

Banyak pebisnis Network Marketing yang langsung terjun tanpa mempelajari terlebih dahulu marketing plan yang diberikan oleh perusahaan bermitra. Dan langsung bergabung karena tergiur iming-iming impian yang ditawarkan oleh para leader. Banyak sekali money game yang dikemas dengan cara MLM(Multi Level Marketing) atau bisnis Network Marketing, sehingga orang-orang yang bergabung diawal akan mendapatkan keuntungan besar dan bergabung belakangan sebagai korban.

2.  Tidak mempelajari produk yang dipasarkan

Mempelajari Produk maksudnya adalah kita mengerti barang yang akan kita promosikan atau yang akan kita jual dan yang akan dicari atau dituju. Network marketing adalah salah satu cara memasarkan suatu produk, jadi siapa target konsumen yang bisa didapatkan olehnya. Reseller atau member dari MLM produk tersebut harus tahu dan memahami dengan baik barng yang kita jual.. Multi level marketing bukanlah menjual mimpi, tapi memasarkan produk dan memberikan pelayanan kepada konsumen melalui member-member dalam jaringan pemasaran tersebut.

Banyak sekali pelaku network marketing mengeluarkan banyak  uang untuk membeli setumpuk barang dan barang tersebut dan akhirnya menumpuk dalam rumah. Hal ini terjadi karena pemahaman yang salah dan  keliru tentang network marketing. Dalam konsep network marketing, para pelalu bisnis tidak perlu melalukan pembelian dalam jumlah besar karena suplai barang adalah tanggung jawab perusahaan. Jadi para member MLM tersebut hanya membeli sebagai sample sehingga hanya tahu fungsi dan maaf dari produk tersebut.

 3.   Tidak melakukan penelitian  dan riset terhadap perusahaan tempat kita bergabung

Banyak perusahaan MLM(Multi Level Marketing) atau network marketing yang tutup setelah melewati tahun ke 5 atau tahun ke 10. Hal ini biasanya terjadi karena pada tahap awal memberikan bonus yang berlebihan kepada para leader-leader untuk menarik mereka bergabung. Perusahaan yang baru berdiri atau kurang dari 5 tahun perlu untuk di teliti terlebih dahulu.  Hal ini penting karena kadang seorang leader menghabiskan banyak waktunya untuk bisnis tersebut, ketika perusahaan tiba-tiba tutup akan menimbulkan kerugian besar serta rasa frustasi bagi distributor yang bersangkutan.

 4.   Beranggapan bahwa jaringan akan berkembang dengan sendirinya

Banyak yang beranggapan bahwa dengan melakukan pembelian atau investasi dengan sejumlah uang, maka jaringan akan berkembang dengan sendirinya. Jaringan akan dibangun secara otomatis oleh sistem atau secara on line.  Padahal untuk mengembangkan jaringan perlu adanya pelatihan-pelatian untuk pengembangan kepribadian, pengembangan leadership, kemampuan teknis, kemampuan menjual produk dan sebagainya.

Jaringan yang bisa berkembang dengan sendirinya tanpa adanya pelatihan-pelatihan atau training-training yang memberikan pendidikan pelayanan terhadap para pelanggan dan juga membangun jiwa kepemimpinan patut dicurigai sebagai money game. Membangun networking atau jaringan pemasaran diperlukan pembinaan secara berkelanjutan, mulai dari sejak bergabung sampai peringkat yang sudah tinggi sekalipun.

Jaringan yang dibangun dengan fondasi yang kuat akan bertahan lama dan memberikan banyak nilai-nilai positif, tidak hanya kepada para pelaku bisnis networking atau MLM itu sendiri, tapi juga pada konsumen dari produk tersebut.

 5.   Tidak suka presentasi dan mengikuti training

Presentasi dan mengikuti training adalah rutinitas penting yang harus dijalankan oleh pebisnis multi level marketing atau MLM atau bisnis network marketing. Presentasi adalah saat dimana kita memberikan penjelasan tentang manfaat produk dan bagaimana mentransfer ilmu yang dimiliki kepada mitra bisnis kita. Melalui presentasi-presentasi para leader-leader memberikan pengarahan bagaimana bisa sukses dalam menjalankan bisnis.

Training-training tidak hanya memberikan tambahan ilmu secara berkesinambungan kepada para leader, akan tetapi juga menjadi sarana pemberian motivasi. Training-training motivasi penting untuk tetap menjada semangat dan antusiasme tetap tinggi dalam menjalankan bisnis ini.

 6.   Tidak melakukan pengembangan kepribadian

Membangun networking atau jaringan pemasaran secara MLM adalah menjalin kerjasama dengan banyak orang. Untuk membangun hubungan yang baik ini setiap para pelaku perlu untuk selalu mengembangkan kepribadian.  Pengembangan kepribadian akan memberikan peran besar bagi pertumbuhan jaringan dan semakin besar jaringan itu maka tantangan yang dihadapi juga akan semakin besar.

Para pelaku bisnis yang senantiasa mengembangkan kepribadian akan membina hubungan dengan banyak orang dengan tingkat keberhasilan yang sangat tinggi.

7.  Tidak Menjadi Pendengar Yang Baik

Lebih banyak bicara dari pada mendengarkan adalah hal yang salah karena apa yang kita bicarakan belum tentu disukai oleh prospek atau mitra kita. Dengan banyak bicara kita lebih menonjolkan diri sendiri dari pada orang lain sehingga kita tidak memahami apa yang mereka butuhkan dan diinginkan. Untuk membantu mereka dalam pengembangan jaringan bisnis, kita perlu memahami apa yang menjadi kebutuhan dan keinginan mereka.

8.   Memaksa orang lain untuk bergabung

Karena semangat yang luar biasa dalam menjalankan bisnis, banyak pemain MLM yang memaksa orang lain untuk bergabung dengan melakukan penipuan-penipuan. Praktek-praktek seperti inilah yang membuat penilaian negatif terhadap MLM atau networkmarketing. Kita harus jelaskan manfaat atau keuntungan yang mereka dapatkan dengan bergabung menjadi member dengan cara yang menarik. Biarkan mereka berfikir untuk menentukan apakah akan bergabung atau tidak.

9.  Berfokus pada penjualan pribadi

Belajar menjual produk adalah langkah awal yang perlu di pelajari oleh pemain MLM atau network marketing. Tanpa kemampuan menjual produk jaringan tidak akan tumbuh dan berkembang dengan pesat. Kemampuan menjual ini harus diajarkan kepada mitra-mitra yang ada dalam organisasi atau jaringan kita, karena penjualan adalah sumber income atau penghasilan perusahaan dalam pembayaran bonus. Tanpa adanya penjualan produk maka patut dicurigai sebagai money game dan segera tinggalkan money game, jangan buang-buang waktu untuk bisnis money game.

 10.   Tidak Melakukan Pembinaan Terhadap Jaringan

Mitra-mitra bisnis adalah asset dalam sebuah MLM atau network marketing. Penting bagi leader untuk mengembangkan mitra-mitra bisnisnya. Seorang leader harus menginvestasikan waktunya untuk memberikan pelatihan-pelatihan, arahan dan motiviasi bagi para mitra bisnisnya. Jika kita bekerja 3 jam satu hari dan dengan cara yang sama ada 10 orang mitra yang juga bekerja maka sebenarnya kita bekerja 30 jam. Hal ini bisa terjadi jika seorang leader secara konsistem melakukan pembinaan terhadap mitra-mitra bisnisnya.

Terima kasih telah membaca Artikel singkat saya…

 

Dapatkan strategi marketing untuk meningkatkan traffic & penjualan

Lebih dari 100 calon dan marketer sukses bergabung di Online Course ini

Tags:


About the Author

Internet Marketer | Bisnis Online

Bisnis Internet adalah bisnis yang sangat menguntungkan. Karena dengan Modal sekecil-kecilnya dengan untung sebesar-besarnya.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to Top ↑
  • Download Gratis

    Dapatkan Langkah Awal nya Disini…


    *Lebih dari 2.000 orang yang sudah mendownload*

  • Tutorial Bisnis Internet

  • Fans fage